Kab. Tegal (27/02) — Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Tegal menggelar aksi sosial pembagian takjil gratis secara serentak pada Jumat (27/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga titik berbeda sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Tiga lokasi pembagian takjil meliputi PAC LDII Desa Blubuk, Kecamatan Dukuhwaru, di jalan depan Masjid Istiqomah Desa Blubuk; PAC LDII Desa Prupuk, Kecamatan Margasari, di kawasan Jalan Fly Over Kesambi; serta PAC LDII Desa Bogares Kidul, Kecamatan Pangkah, di Jalan Desa Bogares Kidul.
Ketua DPD LDII Kabupaten Tegal, Wijiyanto, SE., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program rutin organisasi dalam mengisi bulan suci Ramadhan dengan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Momentum Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial. Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin hadir dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang masih dalam perjalanan menjelang waktu berbuka,” ujar Wijiyanto di sela kegiatan.
Ratusan paket takjil dibagikan oleh para relawan yang terdiri dari pengurus dan generasi muda LDII di masing-masing PAC. Proses distribusi berlangsung tertib dengan tetap mengedepankan keramahan, keselamatan, dan semangat kebersamaan.
Di Desa Blubuk, antusiasme warga dan pengguna jalan terlihat sejak sore hari. Hal serupa juga terjadi di kawasan Fly Over Kesambi, Desa Prupuk, di mana arus lalu lintas yang cukup padat menjelang berbuka menjadi sasaran utama pembagian takjil. Sementara di Desa Bogares Kidul, masyarakat sekitar menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian sosial organisasi keagamaan terhadap lingkungan sekitar.

Selain sebagai aksi sosial, kegiatan ini juga menjadi implementasi konkret dari program pembinaan “29 Karakter Luhur” yang tengah digencarkan di kalangan warga LDII. Program tersebut menekankan pembentukan pribadi yang religius, jujur, amanah, disiplin, kerja keras, rukun, kompak, serta memiliki kepedulian sosial tinggi.
Menurut panitia pelaksana, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan berbagi takjil merupakan bagian dari pendidikan karakter berbasis praktik langsung di lapangan. “Kami ingin generasi muda tidak hanya memahami nilai-nilai luhur secara teori, tetapi juga mengamalkannya melalui aksi nyata di tengah masyarakat,” ujar salah satu koordinator kegiatan.
Wijiyanto menambahkan bahwa penguatan 29 Karakter Luhur menjadi fondasi dalam membentuk sumber daya manusia yang profesional religius, sehingga mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.
DPD LDII Kabupaten Tegal menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan program-program sosial kemasyarakatan yang inklusif dan berkelanjutan, tidak hanya pada momentum Ramadhan, tetapi juga dalam berbagai kesempatan lainnya.
Melalui kegiatan serentak ini, LDII berharap nilai-nilai kebersamaan, toleransi, gotong royong, serta karakter luhur yang dibangun secara konsisten dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Tegal, sehingga tercipta suasana yang harmonis, aman, dan penuh keberkahan.
