Tegal (01/01) – Di tengah maraknya perayaan malam pergantian tahun yang kerap diwarnai aktivitas kurang bermanfaat, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tegal mengambil langkah berbeda. Melalui pengajian akhir tahun 2025 yang digelar serentak di empat lokasi, LDII Kabupaten Tegal mengajak generasi muda mengisi akhir tahun dengan kegiatan religius, reflektif, dan edukatif.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa malam (31/12/2025) dengan melibatkan ratusan remaja LDII dari berbagai kecamatan. Empat kegiatan itu meliputi Pengajian Akhir Tahun Tegal Selatan (PASTEL) yang dipusatkan di Masjid Al-Kautsar Tembok Lor, Kecamatan Adiwerna; Pengajian Akhir Tahun Silaturahim dan Inspirasi Remaja di Akhir Tahun (SINAR) di Masjid Al-Hafidz Lebakwangi, Kecamatan Jatinegara; kegiatan Semangat Mewujudkan 29 Karakter Luhur (SEMERU) di Masjid Istiqomah Blubuk, Kecamatan Dukuhwaru; serta kegiatan Mencari Barokah di Akhir Tahun Titik (MBATIK) di Masjid Baitul Ajib Marga Ayu, Kecamatan Margasari.
Ketua DPD LDII Kabupaten Tegal, Wijiyanto SE, menyampaikan bahwa pengajian akhir tahun ini merupakan bentuk komitmen LDII dalam membina generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif yang sering muncul saat malam pergantian tahun.
“Kami mengarahkan remaja LDII untuk mengisi akhir tahun dengan kegiatan yang positif, menenangkan, dan penuh nilai keimanan. Ini adalah ikhtiar kami dalam menjaga akhlak dan masa depan generasi muda,” ujar Wijiyanto.
Menurut Wijiyanto, seluruh kegiatan dikemas secara menarik dan komunikatif agar mudah diterima oleh kalangan remaja. Selain pengajian dan tausiah, peserta juga diajak melakukan refleksi diri, diskusi interaktif, serta penguatan nilai-nilai karakter. “Kami tidak ingin kegiatan ini monoton. Remaja dilibatkan secara aktif agar pesan yang disampaikan benar-benar membekas dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wijiyanto menegaskan bahwa pembinaan generasi muda LDII selalu berlandaskan pada tujuan mewujudkan generasi tri sukses, yakni berakhlakul karimah, berilmu, dan mandiri. Nilai tersebut diwujudkan melalui penanaman 29 karakter luhur yang menjadi pedoman pembinaan warga LDII, termasuk dalam kegiatan pengajian akhir tahun ini.
“Kami berharap, melalui kegiatan PASTEL, SINAR, SEMERU, dan MBATIK, generasi muda LDII Kabupaten Tegal mampu memperkuat karakter, meningkatkan kualitas ibadah, serta memiliki semangat baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik di tahun mendatang,” pungkas Wijiyanto.
Dengan kegiatan ini, DPD LDII Kabupaten Tegal juga berharap dapat berkontribusi menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif, sekaligus membuktikan bahwa malam pergantian tahun dapat diisi dengan aktivitas yang bermakna dan bernilai ibadah.
